Kupu-kupu Kecilku (For Divana Putri)

Kupu-kupu kecilku
bunga putih dan merah telah memanggilmu
kepaklah sayapmu dan hinggaplah perlahan di kelopaknya
embun pagi akan menghapus dahagamu
dan cicit burung2 kecil akan menghiburmu

Kupu-kupu kecilku
Terbanglah lagi dari bunga ke bunga
bernyanyilah riang ke sana kemari
meski orang tak mendengarnya
tapi hatiku mengiringkan senandung doa
bersama petikan gitar buatmu
menjalinkan tali temali hati kita
meski hanya dari pulau seberang

PiS : “Buat Diva-ku tersayang”

Advertisements

Good Morning

Tonight…
though too much longing slices to the chest
I still also played 6 strings of sad
try out to reach the half moon left
and even the notes flies by wildly
to be breaking glasses falling down to the center of my sky

I still sing
sing
sing
and sing again

for the sake of your HP ring
always to be sound of whining
and your greeting of good night
to be weak no soul

and now
though the sun runs away in hide
to the turn side of our back
I still shout out loudly:
“GOOD MORNING…!!!

(090811 For you my center of heart in the across island)

Lima meter saja…

lima meter saja ombak parang tritis

Lautkuuu…!
hempaskan aku ke dadanya
sekeras yang kau mau
kutahu tak kan kuluka,
karena dia waspada menanti
dengan bantalan hatinya
yang luas melindungiku

Gelombangku….!
lemparkan aku sekali hentak,
biarkan dia meraupku tenggelam dalam tapaknya
karena dari sana
telah 7 tahun kusedu nafas kehidupan
yang takkan kulupa seumur hidupku.
Dan lihatlah foto ini,
ia cuma lima meter saja dariku
(Lagu Diva buat mamanya….)

English : Five Meters Only

By PiS, Jakarta 11082011

Puisi-puisi lainnya :

Ma…!

pantai parang tritis divaSemua hempasan ombak
adalah sukacita dalam pelukmu
tawamu riuh melindungiku
tawaku gempita mengikutimu
teriakan kita
kokoh menahan gemuruh badai

pelukmu teramat dalam
membuatku terbuai dalam manja
tapi waktu yang teramat tajam
dengan singkat,
menebas pelukan kita berkeping-keping
aku gemetar
menanti ombak berikutnya,
ma….!!

PiS 11082011
(Nyanyian Diva buatmu)

Puisi Lainnya :

“Selamat Pagi…!”

Tadi malam….
meski rindu tajam mengiris ke dada
masih saja kupetik 6 senar piluku
mencoba menyabet bulan yang tinggal separoh
dan meski nada2 mengganas beterbangan,
menjadi perca beling menghujami hati langitku

aku masih bernyanyi
bernyanyi
bernyanyi
dan bernyanyi

demi dering HP-mu
yang selalu terngiang
dan ucapan selamat malammu
yang lemah tak bernyawa

dan sekarang
meski matahari lari sembunyi
ke balik punggung kita
aku tetap berteriak keras-keras :
“SELAMAT PAGiiiii..iii..!!!!”
.
In English : Good Morning…!

(090811 Untukmu buah hatiku di pulau seberang)

Puisi-puisi lainnya :

Pagiku

Kuharap pagiku kini
bangkit tanpa wajah sendu
nyatanya nafas kenangan selalu memenangkan waktu
karena dunia peradaban rindu
berputar hanya di poros masa laluku

Pagiku..!
kuteriakkan bagimu panas matahari
agar menghanguskan sekujur mimpi-mimpiku
terjagalah kau dan tak hendak tidur kembali
yang menggiring jiwaku pada langkah lampauku
yang walaupun manis
terbangkan saja aku pada cinta nyata
tanpa selalu menoleh ke belakang
pada sinar yang sudah seharusnya damai

Hatiku..!
Berlarilah hanya pada garis-garis
yang sudah ditorehkan sebagai masa depan

Kenangan…!
Tinggalkan aku
dalam gemulai rayumu

Aku menghiba!!!

(PiS, 3 Februari 2011 : in memoriam 03 Feb 2011)

Top Rated