“Nyanyian Rindu”

Rabalah aku dalam kesunyianku
Kau akan merasakan ribuan rindu
dalam hangat yang selalu melembut

Katuplah matamu pada kegelapanku
Kau akan merasakan satu langkah sinar
dalam kepastian yang selalu syahdu

Di sini, kulantunkan doa
menjembatani jurang bernama abadi.
Sekedar mencoba menyapa
sayup indah gapai lenganmu
Dan jika kau masih mengingatku
Nada untukmu akan terhunus menembus langit ketujuh

(PiS, 05.02.12 “Dari Catatan2 Rekuim”)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Top Rated