Sangam House, Cita Rasa di balik Pintu Tebal

Sangam House Vegetarian Restaurant

Sangam House Vegetarian Restaurant

Malam itu kita bertiga, si kecil asik saja dengan bacaannya, sementara kau kelihatan gembira menemukan tempat baru itu. Selalu kuingat kata-katamu tentang menu vegetarian yang membosankan, jadi beruntunglah aku menemukan tempat ini demi engkau. Namun aku berharap-harap cemas tentang apa yang ada di dalam sana, karena judul rumah ini sungguh misteri bagiku, kuharap isinya tidak ikut-ikutan misteri. Semoga saja kau suka.

Pintu jati tebal menyambut kita dengan kekokohannya. Bagiku, harusnya itu di iris menjadi 2 atau 3 pintu, tentu lebih hemat – bermanfaat. Ah, entah kenapa daun pintu itu mengingatkanku pada film misteri serial Friday the 13th. Kelamaan menatap pintu itu, menjadikan pintu itu melotot, menantang kemampuan kekuatan dan keberanian nyaliku untuk mendobraknya. Nyatanya kita melewatinya tanpa membutuhkan perlawanan berarti. Hanya ujung telunjukku, gitu saja. Karena itu aku masuk dengan membusungkan dada. Kurasa dia kalah telak oleh jariku.

Di dalam ruangan, pintu itu tampaknya masih dendam, ia seperti hendak menelan kita bulat-bulat dan tak hendak melepaskan hingga berabad-abad lamanya.  Sebentar!  Pintu itu mengingatkanku pula pada penjara-penjara di film-film jaman Romawi kuno. Mungkin pintu ini pernah di sewa untuk itu. Kau tahu sayangku, kurasa harga pintu ini setara dengan berbulan-bulan jatah makan kita, mungkin begitu juga yang di dalam. Tapi kali ini ada pengecualian, pengecualian yang lebih dalam daripada hanya sekedar uang.

Di dalam ada si bule menyambut dengan ramah, mencoba mengajakmu berbincang-bincang tentang jenis-jenis makanan vegetarian India.  Dari tongkrongannya kurasa dialah  pemiliknya. Kurasa kau hanya setengah mendengarkan dia saja. Selebihnya,  seperti biasa kelaparanmu selalu saja bertekuk lutut pada hal-hal yang berhubungan dengan persoalan garmen, baju-baju, asesoris ataupun dekorasi. Maafkan aku, karena belum mampu memenuhinya sampai akhir hayatmu bahkan di saat kondisimu yang demikian. Kubiarkan saja engkau lama bercengkerama dengan baju-baju dan pernik itu meski aku kelaparan bagai singa ompong. Akupun ikut lupa tentang selembar menu makan ciamik itu karena aku sendiri masih bergelimang dengan patahan-patahan kata yang semburat dari mulut dokter ahli beberapa bulan lalu.

Akhirnya kita duduk di bilik ini. Di sini kita temukan menu berisi konten indah, nama-nama makanan yang mengagumkan dibarengi dengan cara penyajian khas, mewah dan cantik pula. Tapi tak perlu kuceritakan berlama-lama tentang semuanya, karena apapun itu ternyata bertolak belakang dengan lidahmu. Kau sangat kecewa, sementara perutku bengkak menanggung semua limpahan rejeki yang tidak pada tempatnya.

Kasihku, sekarang aku berdiri  di luar, lurus, fokus memandang menghadap pintu jati tebal itu. Aku tidak takut dengan gambaran penjara Romawi kuno or Friday the 13th. Aku tidak takut berkelahi dengan pintu angkuh itu, juga harganya. Aku hanya cemas dengan gelora rindu hati sanubariku yang semakin berdentuman. Rasanya ada yang sigar di ulu hatiku dan gemetar di dadaku.

Bersabarlah sebentar, ijinkan aku mengokohkan diri  sekejap, menguatkan kuda-kuda kakiku agar mampu melangkah melewati pintu jati tebal itu, agar mampu melewati si bule rewel dan hamparan kemewahan dekorasi yang menakjubkan mata, lalu duduk manis di sebelah bayanganmu yang telah menunggu untuk mencoba menikmati makanan yang namanya sangat asing, sekumpulan nama makanan yang terlalu hingar-bingar bagi kupingku.

Sungguh, meski kau – perisaiku, tidak akan duduk di sisiku, sekarang aku telah siap berhadapan dengan pintu tebal, pintu dunia yang penuh misteri itu, demi membungkam riuhnya kerinduanku padamu…

Sangam House
Jalan Kaliurang, Pandega Siwi 14.
PiS Juni 2011
From : www.Maryati.net

line twilight
Luka Lain :

line twilight

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Top Rated