Tempat Berteduh 2

(Sebuah Pohon di Primissima dan Tentang Pilihan Jalan Hidup)
…..
Selalu itu dan itu saja…
Kenapa kau mesti menangis?
bukankah Sleman selalu mendung
bukankah Yogya kerap hujan
bukankah aspal Primissima panas membara
itu hanyalah isyarat kecil
agar kau tegar memilih

Aku tak boleh menunjuk,
memilih pohon yang rindang,
payung cantik warna warni,
kanopi besi yang kokoh,
gua yang tandus
atau rumah mewah sekalipun
meski ku tahu kau akan
menepis dadaku
sebagai tempatmu berteduh

kalau akhirnya kau pilih duduk di akar
bersandar di batang kokoh
berteduh di dedaunan
lalu akhirnya mendekap dadaku
dan menangis panjang
biarlah, karena itu memang milikmu
tempat yang selalu menunggu
setia, kekal seperti janjiku
meski kau datang atau kau pergi
senyaman yang kau mau…

“PiS 11082011”

In English : A Place To Be Shaded

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Top Rated