Sahabat-sahabatku adalah Padi Kehidupan

Sahabat-sahabat adalah padi kehidupan. Semakin banyak kita menyemai, akan semakin  banyak yang bisa kita tuai. Sahabat-sahabatku yang baik adalah padi yang bernas berisi. Mereka menunduk menyerahkan bulir-bulir padi bernas berisinya bagi kehidupan. Dan bagi sang pencipta. Aku ingin selalu menjadi padi yang bernas berisi itu. Merunduk bersama padi-padi lainnya tanpa memilih sawah di mana kami akan tertimpa panas matahari, kotor bersama lumpur yang menyedihkan tapi juga akan menguatkan. Tertiup angin kencang yang kelak akan menjadi kenangan tak terlupakan. Tergerus air hujan tapi kelak akan menjadi gizi pembentuk jiwa yang kokoh.

Sahabat-sahabatku yang baik adalah padi kehidupan yang bernas berisi, yang tunduk sujud pada Pencipta, tunduk rela pada sesama. Sahabat-sahabat yang baik, hidup tanpa memilih-milih sawah, bersama-sama menggantang terik mentari,  bersama-sama membenteng angin kencang, bersama-sama menantang hama kehidupan.

 Sahabat-sahabatku yang baik akan selalu datang dan pergi, dalam bentang rentang waktu kehidupan. Tapi kenangan akan selalu di tinggal di sawah batin menjadi bibit untuk selalu memperbaiki diri menyambut sahabat-sahabat baru kelak.

 PiS 25 Oktober 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Top Rated