Keraguan (2) Sebuah Jawaban

line twilight

(Jawaban atas pertanyaan seorang teman)
Lalu Hadaning dengan lembut membisikiku
tentang kemegahan sang Pencipta
dia menaburkan bunga-bunga pertanyaan2
sebagai pernak-pernik membentengi keraguan
demi meyakinkan jiwa yang berserakan
dalam pencariannya dan dalam kerinduan pada-Nya

Tapi hening yang kumiliki masih selalu berkata pada nuraniku
“Bahwa tak sebutirpun jiwa di dunia ini
yang ia pernah tahu telah tersentuh oleh-Nya
karena cahaya itu hanyalah titik halus di ulu hatiku
sedang kegelapan dunia masih lebih luas
daripada apa yang mampu ditangkap kornea mataku”

Padamu para kekasihku yang masih mencari-Nya
Carilah kalau kau masih merasa perlu mencari
dan simpanlah dengan rapi kalau kau rasa sudah kau temui

Terimakasih Hadaning kekasih puisiku
kuintip di baris-baris hatimu
masih sempat tersirat dan tertulis
bahwa kau masih memiliki bentuk pencarianmu…

Tuhanku, aku masih mencari cahya-Mu
di garis matahari yang akan tenggelam
dan di garis matahari yang akan terbit
aku juga mencarimu di garis kegelapan
dan digaris terang dunia yang maha benderang
bumi yang tak pernah bisa nyata kupahami

Aku ingin Kau menyentuhku kelak
sama seperti pada kekasihku
saat kakiku tidak lagi berpijak
di bumi yang fana ini

Saat itu Sinarilah tapakku
agar kuakhiri pencarianku ini pada-Mu

.
PiS 2011, maafkan aku karena aku masih selalu mencari Mu dan mu dalam kesepianku.

line twilight

Puisi-puisi lainnya :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Top Rated