Rindu dan Rudin

Puisi Rindu dan RudinLangitku kotor dengan ribuan jarum simbolik
bukan koma apalagi titik
tanda tanya sekarat…!!
Dedaunanku basah oleh ritmis sendu
bukan embun apalagi air nirwana
Air matalah yang menang di pertempuran..!!

Kubuka jendela jiwaku
bayanganmu membisikkan halusinasi
gemulai bagai ombak dinihari
hatiku yang rudin pecah
menebarkan hujan huruf-huruf kembar :
“D    R    N    U    I”

(PiS, 061111. dinihari)
(Revisi “Air matakah yg menang di pertempuran??”)

Advertisements

Kebebasan Sang Walet

Burung walet yang beterbangan,
di lantai 5 gedung bedah sentral terpadu
adalah kebebasan sempurna.
Mereka mengepakkan sayapnya mencoba menghiburmu
membawamu ke awan putih bersih

Air matamu yang jatuh berlinangan
di bantal rumah sakit adalah kebebasan sempurna
ia menguap menjadi awan putih bersih
menuju samudera lepas yang maha luas

Sesaat engkau mencoba duduk
Lalu kita di sini, berdua terkungkung oleh kaca tipis ini.

3 November 2011

In English : Freedo Of The Swallow

Rekuim

Puisi dan Sajak RekuimPisau sepi menyembelih hatiku,
menuai bayangmu yang masih teguh berkelana di dalamnya
Akulah silhuet pencari jati diri dari rasa cinta yang tak terpadamkan
Lubukku diam di tengah gemerisik orang yang tak mau paham
Bergemalah! Terussss…! Bergemalah kau…!

Bergemalah memampuskan diriku,
agar dapat merengkuh jemarimu
di dalam kabut yang tak mampu ku cerna

Bergemalah kau antara nada nyilu di dada
Antara ngarai hatiku dan langit hatimu
Antara mata terkatup
menutup bayang dunia di mataku yang tak merona lagi

Sebuah eye shadow mu masih tergelempang di depan kaca
Tepi mimpiku bergelombang ke alismu, ingin ikut menjadi debu
Doa, kemanakah kau akan melayang diri?
Terbanglah…! Menggemalah……! Menggemalah…….. !!!
Bersama nyawaku yang sudah di sisi jurang…

(PiS, 031111)

Top Rated