Seni = Kau

line twilight

. Seni <=> Kau

Seni <=> Kau

Dulu ketika aku masih sendiri
seni selalu berhembus deras mengaliri hidupku
ia meniup jiwaku dari waktu ke waktu
mendorongku mencari wajah cinta yang belum kukenali
yang aku tidak tahu di mana dan sedang apa?

Ketika kutemukan cintaku,
ia merangkulku erat-erat menepis kesepian dan kesendirianan
saat itu sang seni hanya bagai angin semilir saja sesekali menerpaku
Ia memberiku kesempatan memetik buah kehidupan yang lama kucari
Aku dan kau lebih banyak berenang dalam cinta, kerja, cita-cita dan materi

Sekarang ketika sang Khalik meminta kembali cinta itu
Ia menitipkan seni menjadi hujan deras di tiap detikku
Tapi aku belum ingin mencari payung
sebagai cinta tempatku berteduh
karena
Kerinduanku masih utuh bagimu,
kekasih hatiku…

17 Juli 2011, I Miss You This Night in This Taman Budaya, seperti dulu lagi.
 
In Indonesian : Seni=Kau

line twilight

Luka Lainnya :

Protected :

line twilight

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Top Rated