BUNGA KEMUNING

Puisi Bunga Kemuning

Puisi Bunga Kemuning

Bungaku,
takkan repih di gemuruh ombak
takkan ranggas di pisau kemarau,
takkan hanyut di lirih desau angin
takkan luruh terbuai dedaunan menguning
: Bungaku menebar wangi, kekal ke ruang jiwaku.

Bungaku,
merekahkan senyum di kemilau pagi
melepaskan buai ke relung senja
meniriskan cinta ke jantung malam
Selalu setia, melenakan jiwa
: Agar katup mataku susup dalam damai

Bungaku,
kuhela selalu kelopakmu
agar tak terinjak derap cinta buta yang hina,
kujaga mataku ke alur hidup yang kau semai
agar hatiku setia menjadi tangkaimu
: Maka kau mekar mengusap kalbu

Bungaku,
selalu ingin kurengkuh kau utuh
kedalam jemari kasih tak berbilang
impikan warna abadimu menghias tamanku
menjauhkanku dari sayatan sepi dan lara duka

Tuhanku….,
Telah Kau petik Kemuningku
lalu membiarkan akarnya tertinggal
mencengkramkan tangis abadi ke ulu hatiku

(PiS 23.04.12 “Taman Yang Sepi”)
Ditulis saat mendengarkan kembali lagu “KEMUNING Widyawati”,
Mencoba menjawab pertanyaan seorang teman di FB

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Top Rated