Senja dan Kau

Senja dan Maryati

Senja dan Maryati

Setiap mentari mulai terbenam
lambat-lambat kerinduanku terbit
rona wajahmu terbersit  di antara abu-abunya langit
dan
lagu-lagu usang
yang biasa kukumandangkan ke jiwamu


Nada-nadanya bertaburan

di antara bulan dan dawai gitarku

Entah siapa yang mau mendengarkan!

Dulu…
sekali waktu kau minta lagu ini atau lagu itu

Sesekali pula kau ikut bersenadung
atau diam-diam mendengarkan

Hari ini dan seterusnya tak ada lagi request
Aku bernyanyi sendiri
untuk diriku sendiri
dan
untuk angin yang kau tinggalkan di beranda

damailah bumi
damailah hatiku
damailah kau di sana

“PiY 2011”

Judul lainnya :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Top Rated