Biduk untuk Kita (For Divana Putri)

Biduk untuk Kita

Biduk untuk Kita

Lekatkan tatapmu  jauh
ke ujung sungai sebelum liku berakhir
Di setiap lekuk sungai
biarkan harapan bergayut
menjuntaikan jiwa pada niat suci

Genggamlah tanganku
di setiap goncangan biduk
mengokohkan tugu hatimu,
teguh mengarung badai

Bila kau tergemetar
karena api marah kayuhku
rebahlah dan menangislah di dadaku
ribuan sayang bergetar di dalamnya
karena di situ
kasih ibumu dan kasihku
selalu utuh menyimpan lembayung
hanya untukmu

(PiS, 07.06.12 “Kukayuh Biduk Untukmu” dari kumpulan “Tempat Berteduh #11))

Biduk dan Bahuku Untukmu

Puisi Untuk Divana

Catatan harian kami berdua untuk mengenangmu

Tak perlu bersedih,
kasih ibumu
utuh tersimpan di hatiku buatmu

Bila nanti kau di sisiku lagi
telah kutambatkan biduk
agar kita kembali bisa berlayar
mengarung liku sungai atau luas samudera

rebahlah dibahuku
maka ombak, desau angin
dan pasang laut
hanyalah nyanyian alam saja
yang dikirim ibumu
buat menghibur hatimu

(PiS, 05.06.2012 “A Song for Divana”)
Miss you bunga kecilku

“Diam”

Gadis kecilku
Telah seminggu diamku merana
menelusuri jejak jawaban dari ranting ke ranting
dari dahan ke dahan
dan berhenti menjadi akar yang terkubur
karena pertanyaanmu menjadikan lidah kelu
dan terpenjara di rongga bibirku

Untuk rindumu yang gelisah
telah kuletakkan rinduku di depan pintu hatimu
bersama ribuan jemari yang tetap berat untuk mengetuk
dan bila belum terucapkan sepatah kata sebagai jawaban
biarlah waktu yang membukakan pintu bagi kita kelak…
6:20 AM.

(PiS, 030412, “Bersabarlah di sana” For anak terkasih)

“Nyanyian Rindu”

Rabalah aku dalam kesunyianku
Kau akan merasakan ribuan rindu
dalam hangat yang selalu melembut

Katuplah matamu pada kegelapanku
Kau akan merasakan satu langkah sinar
dalam kepastian yang selalu syahdu

Di sini, kulantunkan doa
menjembatani jurang bernama abadi.
Sekedar mencoba menyapa
sayup indah gapai lenganmu
Dan jika kau masih mengingatku
Nada untukmu akan terhunus menembus langit ketujuh

(PiS, 05.02.12 “Dari Catatan2 Rekuim”)

Kupu-kupu Kecilku (For Divana Putri)

Kupu-kupu kecilku
bunga putih dan merah telah memanggilmu
kepaklah sayapmu dan hinggaplah perlahan di kelopaknya
embun pagi akan menghapus dahagamu
dan cicit burung2 kecil akan menghiburmu

Kupu-kupu kecilku
Terbanglah lagi dari bunga ke bunga
bernyanyilah riang ke sana kemari
meski orang tak mendengarnya
tapi hatiku mengiringkan senandung doa
bersama petikan gitar buatmu
menjalinkan tali temali hati kita
meski hanya dari pulau seberang

PiS : “Buat Diva-ku tersayang”

Top Rated