Catatan Harianku di 2013

Setiap orang punya jendelanya  masing-masing. Jika kau tidak punya jendela kayu jati di rumah mewah, setidaknya kau punya jendela kayu sengon di rumah sederhana. Jika tidak punya keduanya, setidaknya kau masih punya jendela  hati.

Kuberitahu, kalian jangan masuk dari jendela hatiku, tetapi masuklah lewat pintu rumahku yang sebenarnya, karena jendela hatiku masih tertutup dengan kunci yang masih belum kutemukan. Jangan bertanya sampai kapan, karena aku sendiri tidak pernah memahami “alam waktu”, wajah dan  temperamennya yang sebenarnya.

Jika kau merasa risih, bosan tentang jendela hati ini, izinkan saja dan biarkan aku berlari di dalam alam waktuku, mencoba menghapus jejak-jejak rindu yang masih tertinggal di jalan menuju rumah batinku.

Dan kau yang jauh di sana, “Masih ingatkah kau?”,
“Sedang apakah kau yang tega meninggalkan jejak-jejak rindu itu di halaman batinku?”

“Ah… lemahnya aku tanpamu…!”

(Pis, Riau 2013)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Top Rated