Catatan Rumah Sakit (1)

31-01-2006

Kata Dokter :
Indung telur dua-duanya harus diangkat (kanan-kiri), usus buntu harus diangkat.
walau tidak kena harus diangkat
walau tidak radang harus diangkat
Rahim diangkat

Proses agak lama karena ada bekas jahitan waktu operasi cesar dulu, kellihatannya ada yang tak beres, ada lengket-lengket dibekas lukanya itu.

Saran
makanan diusahakan alami, bebas pestisida, makanan hijau, bebas pengawet, jauhi para perokok.
Jangan makan indomie, atau yang bermicin.

Jam 15.20
– Disuntik untuk tambah darah + Vitamin
– Ganti infus baru (walaupun belum habis)
– 90/60
– Kalau udah kentut boleh minum dikit pakai sendok

Jam 16.05
– Infus diganti dari yang penuh, kembali ke yang belum habis, kata perawat untuk mempercepat karena tensi 90.

Jam 17.30
– Ganti infus yang ditambah pengurang rasa sakit.
– Ambil darah untuk tes HB

Jam 20.00
– Infus Antibiotik

1-2-2006

Jam 7.35 Dr. Joko
– Boleh minum satu sendok satu jam
– Kondisi baik
– Boleh duduk, jahitannya kencang kok

Jam 7.40
– anti biotik
– anti biotik
– vitamin
– Amilamin F :  untuk mengurangi buyer, biar entut, efek mual/langu

Suntik vitamin kombinasi B1-B12 Farbiom
rasanya agak kencang, tapi nanti badan jadi enak. Disuntik sebelah kanan.

Jam 7.50
Ganti infus (Agak kecil) berisi anti biotik dosis tinggi.

Jam 9.50 —-> Dr. Yana datang
– Gerakan usus masih belum bergerak karena dibius, sehingga dokter belum bisa bekerja, rahim lengket dengan kandung kencing.
– Minum diteteskan di bibir, jangan banyak-banyak.

Jam 10.10 —-> Dr. Rehabilitasi

Jam 12.25
Suster nyuntik Carnex lewat transfusi biar kencing tidak berwarna merah.

Jam 15.40
Tensi 120/80

Jam 5.20 (pagi)  Dr. Yana datang
– boleh minum susu hangat sedikit-sedikit pakai sendok

jam 7.50
– Amilamin F (disuntik ke infus) — bikin mual/langu
– Anti biotik
– Vitamin
– Ganti Infus (agak kecil), antibiotik dosis tinggi
– Suntik sebelah kanan

jam 9.30
Kencing diambil
Tensi 110/70

Jam 16.20 —> dr. Yana
– Tensi 110/80
– Mau cek HB
– Mau diberi obat pemacu agar cepat kentut.

Jam 16.45
– Suntik perangsang biar bisa kentut
– Ganti infus
– Suntik biar nggak kembung untuk reduksi asam lambung.

Jam 17.20
Kentut yang ditunggu-tunggu bang pol sudah berhembus

Jam 18.40
– Diambil darahnya

Jam 19.50
– Suntik langu
– Suntik anti biotik
– infus kecil (anti biotik dosis tinggi)

Jam 22.00
– Diberitahu HB=8,8  harusnya  > 10, jadi transfusi darah besok 2 kolof (500 cc)

Jam 22.40
Transfusi darah B

Jam 23.10
– Macet lalu diperbaiki

Jam 23.53
Transfusi darah selesai, ganti infus biasa

03-03-2006

Jam 5.25
Tensi 110/80
NB : Kencin sudah sangat bagus, tidak merah (sudah mulai kuning), tidak ada kotoran-kotoran/gumpalan daging (lihat foto)

Jam 6.00
– Mandi
– Transfusi darah merah B

Jam 3.45
100/70

Jam 19.00
Tidak diinfus lagi

Tanggal 4-4-2006
Jam 5.35
110/70

Tanggal 13-04-2006
Yati masuk rumah sakit lagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Top Rated