Ringroad

Gerimis itu rinai kembali kala subuh menyapa
atau kala mentari perlahan meredup ke ufuk
bola-bola bening, ritmis bertaburan
terlindas roda-roda yang menggelinding lemah

Aku, masih saja menuai kerinduan yang tak mampu terkuburkan
bertaburan di antara markah-markah jalan
berlarian di antara pohon-pohon berkejaran
semua menjadi motion yang meretas dari kaca jendela mobilku

Masih saja kutunggu kau di sisi kiriku
Masih saja kutilik kau di spionku
Hanya namamu terngiang

Ah… kau kenangan dan rasa cinta yg tak pupus jua
menyayat hatiku hingga ke ulu…

(PiS 2011)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Top Rated