“Tempat Berteduh (3)”

————————————————————————————————-

Pimissima - tempat berteduh Triharjo Sleman Yogyakarta

Hanya lengang yang bertebaran di sini
meski sesekali angin berbisik, “carilah tempat berteduh…”
itu hanya samar terdengar
kalah oleh riuhnya garis-garis tajam
yang mencoba menyayat-nyayat langit

Tiang-tiang besi, dingin kaku,
merayu mataku ke tempat ia semakin mengecil
lalu menjadi titik dan menghilang di ujung
“kejarlah aku”, begitu detaknya dalam dadaku
di sana kan kau temukan tempat itu,
tempatyang yang tidak tersentuh
oleh

hujan

angin

dan panas

.

PiS : Agustus 2011
“The Relegion”
Bintaro, wilayah Sektor 5

Puisi-puisi lainnya :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Top Rated