Ketika Kau Bangun Nanti

Ketika kau bangun nanti
Kau akan mendapati rumput hijau
Terhampar luas lembut – semerbak
Di Negerimu memang kau harus melupakanku
karena rumahku tandus
dengan halaman penuh penderitaan

Ketika kau bangun nanti
Kau akan bermandikan cahaya kasih
Menerpa seluruh setiap nafas yang kau hirup
Di negerimu memang kau harus melupakanku
Karena rumahku suram
oleh kamar-kamar sendunya

Ketika kau bangun nanti
Ribuan kupu-kupu menantimu
Hinggap perlahan di rambutmu menemanimu
Kepaknya indah berwarna-warni
Di negerimu memang kau harus melupakanku
Karena rumahku hanyalah abu-abu
Oleh detik-detik miskinku

Ketika kau bangun nanti
Kalau kau tak mengingatku
Maukah kau simpankan di bawah awanmu,
laguku, denting gitarku,
dan puisi tanda cintaku yang dulu?

RIP, 4 Mei 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Top Rated